Tuesday, August 31, 2010

Reksadana Syariah

1 comments
Masih proses belajar reksadana ni. kemarin sempet malas, tapi sekarang semangat lagi. mariii belajaarr..

Apa sih bedanya reksadana syariah dengan konvensional?

Nah dulu gw sempet bingung tuh, yg syariah itu akadnya apa jenis perusahaannya apa gimana ya? ternyata dalam reksadana syariah perusahaan2 yang dibeli sahamnya dipilih tidak boleh bertentangan dengan syariat Islam dan tidak boleh menjual produk haram seperti:
1) Usaha perjudian dan permainan yang tergolong judi atau perdagangan yang dilarang.
2) Usaha lembaga keuangan konvensional (ribawi) termasuk perbankan dan asuransi konvensional.
3) Usaha yang memproduksi, mendistribusi serta memperdagangkan makanan dan minuman yang tergolong haram
4) Usaha yang memproduksi, mendistribusi dan/atau menyediakan barang-barang ataupun jasa yang merusak moral dan bersifat mudarat

Jadi contoh2 perusahaan yg sahamnya bisa dibeli dalam reksadana ini adalah:
1) Unilever
2) Astra Honda Motor
3) United Tractors
4) Telekomunikasi Indonesia
5) Semen Gresik, dll

hihi lucu yaa. baru tau gw..malah kalau perusahaan2 yang masuk DES (Daftar Efek Syariah) kinerja perusahaannya juga diukur. misal dalam beberapa waktu terakhir apakah labanya menurun terus. kalau iya, itu ga akan dibeli dalam reksadana syariah. woooww i like it

Selain itu, saham yang dibeli harus memiliki hak yang sama. Perusahaan biasanya punya saham biasa dan saham preferen (punya hak lebih dalam pembagian dividen,dll). Nah perusahaan dengan saham preferen ini tidak diperkenankan.

Cara kita tau nilai saham kita naik atau turun gimana?


Kita bisa lihat dari nilai aktiva bersihnya per unit penyertaan (NAB/UP). NAB adalah perbandingan antara total nilai investasi yang dilakukan manajer investasi dengan total volume reksa dana yang diterbitkannya.

Bila pada penawaran umum suatu reksa dana terkumpul dana sebesar Rp 100 juta berarti ada 100 ribu lembar UP beredar dengan NAB/UP Rp 1.000.

Misalkan selama suatu periode MI mampu membukukan keuntungan 40% maka dana yang terkumpul akan menjadi Rp 140 juta. Jika sebelumnya NAB/UP sebesar Rp 1.000, kini nilainya naik menjadi Rp 1.400. Misal biaya yang dibebankan 1%, maka NAB Rp 140 juta-1%(140 juta) atau NAB/UP menjadi Rp 1.386. Setelah dikurangi biaya-biaya tersebut, hasil investasi akan menjadi hak investor.

Nilai NAB/UP tidak menggambarkan mahal tidaknya reksa dana.

Nah nilai NAB ini bisa kita lihat melalui website dari manajer investasinya sendiri (Fortis, Schroder, Commonwealth Bank, Manulife, dll) , dari infovesta.com, dari harian bisnis Indonesia, dll.

Bagaimana cara membeli reksadana?

1. Baca prospektus. biasanya di website MInya ada kok. misal ini
2. Hubungin MI yg bersangkutan, terus minta dikirimkan form pembelian via pos

3. Isi form pembelian

4. Transfer jumlah uang yang mau diinvestasikan

5. Kirimkan form pembelian dan bukti transfer

6. Setelah transaksi kita diproses, kita bakal terima surat konfirmasi dari bank kustodian yang bersangkutan. Dan setiap bulannya kita juga terima laporan bulanan.

Hal2 lain yang gw pelajari adalah:

1. IHSG adalah indeks harga gabungan dari seluruh saham (bukan hanya 1 manajer investasi). misal Juni IHSG 2000. Juli 2500. berarti rata2 saham di pasar lagi mengalami kenaikan harga 40%. ini bisa buat indikator kita kapan mau masuk atau keluar pasar.

2. kalau mau mencari MI sebaiknya jangan yg lokal, soalnya nilainya gak gerak alias lambat tumbuh. mungkin karena nilai aset kelolaan mereka juga ga banyak yaa, jadi agak risk averter. ini berdasarkan pengalaman temen2 di berbagai thread sih, kayak mommies daily, dll.

3. kalau beli saham setelah jam 1 siang, harga yang dipakai harga bursa keesokan harinya. misal lo beli hari ini jam 3 siang. harga saham X hari ini 1200. harga saham X besok 1300. nah harga yg dipake MI adalah harga 1300 karena lo beli setelah jam 1 (err apa jam 12 ya? lupa!)

4. untuk yang reksadana syariah lama banget naiknya. hiks..tapi kan buat jangka panjang jadi ga usah ambil pusing.

5. kalau mau masuk pasar sebaiknya pakai prinsip Dollar Cost Averaging (hmm.. harusnya Rupiah sih). jadi kalau lo punya uang 2 juta jangan langsung beli saham 2 juta di hari yg sama. lebih baik penetrasi pasarnya sedikit2. jadi minggu pertama 500rb, kedua 500rb, dst. logikanya untuk diversifikasi risiko kali yaa. kalau lo langsung beli 1 hari di saat harga mahal kan nyesek juga. ini meyakinkan gw buat beli saham secara nyicil tiap bulannya.

So, kenapa gw ga langsung investasi? gw lagi mantau NAB reksadana yg mau gw beli ni. mungkin sampai 1 bulan ke depan. reksadana yg mau gw beli sih alhamd naik terus dari 1459.53 sekarang harganya 1494.92. haha kebanyakan mikirnya lama2 ga jadi nih.

Mari berinvestasi yang halal

sumber:
www.infovesta.com
http://dedesuryadi.blogspot.com/2009/11/reksa-dana-syariah-sedang-merekah.html
http://www.majalahtrust.com/ekonomi/investasi/1447.php
http://bataviase.co.id/node/267862

Kesemutan

0 comments
Waktu: Sabtu, 28 Agustus 2010

Latar: Ompimpa abis ngaji 30 menit

Dialog:

O: "Yang Aa kesemutan."
M: *langsung mijitin kaki Ompimpa*
O: "Bukaaan.. bukan itu yg kesemutan. tapi ini *monyong2inbibir*
M: "huahahahhahahaa. gimana mijitnya ini?"

Monday, August 30, 2010

Allah Maha Adil

0 comments


Kemarin pas bukber SD gw denger temen gw yang paling tomboy hamil besar. mau melahirkan awal September. hwooaa senangnyaa..ternyata dia dah nikah lama. gw speechless. gw bayangin seorang temen gw ini nikah pakai paes2an Sunda, terus bawa perut besar kemana2, ngerawat rumah tangga, ngeladenin suami, dan akan ada malaikat kecil di keluarganya. dan itu sulit banget dibayangin..i envy her.


sedangkan gw, gw yang girly, selalu suka anak kecil, seneng masak, seneng ngajar apalagi ngajar anak kecil, dan senang segala sesuatu yang berbau wanita belum juga diberi kepercayaan untuk dapat anak. gw sedih. ini bulan kedua gw program anak. setelah bulan pertama gw digodain Allah diberi telat 78 hari, nah di bulan kedua ini gw juga ga maksimal usahanya. pas H-2 masa subur gw sibuk bantuin Ompimpa isi formulir beasiswanya sampai jam setengah 12. abis itu tidur. alhamd pas hari H bisa sih. tapi H+2 Ompimpa dinas di Puncak. kalau di Bogor gw masih diajak, tapi kalau di Puncak messnya depkeu gitu. ga tega Ompimpa ngajak gw kalau ga di hotel. jadi gw cuma punya 1 hari di bulan ini. semoga berhasil yaa. amiiinn..


pas sampai rumah gw masih kepikiran tuh kapan ya gw punya anak. kenapa temen gw duluan yaa yg diberi kepercayaan untuk dapat anak? Ohh mungkin karena temen gw ini tomboy yaa jadi dia duluan yang dipercayakan Allah untuk dapat anak. mungkin dengan adanya anak nanti temen gw jadi terasah sifat keibuannya dan bisa jadi wanita yang lebih baik lagi. ga suka nongkrong2 lagi. haha..


alhamdulillah gw langsung sadar. buat apa gw fokus ke hal2 yg gw ga punya. jangan sampai karena masalah anak gw ga mensyukuri sesuatu yg dah gw punya selama ini, yaitu suami yang luar biasa baik. dan belum tentu orang lain punya suami yang luar biasa baik kayak Ompimpa.


I believe God never blinks. semua akan indah pada waktunya..




Sunday, August 29, 2010

New Template, New Spirit

0 comments
Alohaa.. baru ganti template ni. ribet juga ya ganti template. abis diganti, kok jamnya jadi ga matching ya, oh daisy pathnya juga ga matching, haduh hitstatnya jadi ga keliatan, endebre endeske. akhirnya nyerah cuma matchingin 3 item itu. haha

Bulan puasa emang bulan penuh hikmah *sekonyong2 ngomong ini. ga nyambung banget ya sama epilognya? bodo ahh*. di bulan ini 1-1nya bulan yang bisa ngumpulin seluruh temen2 dari jaman SD sampai ngantor melalui buka puasa bersama. alhasil acara buka puasa ada aja tiap minggu dan daku senang . Minggu pertama bukpus teman SMA, kedua pulkam ke Bandung, kemarin ditraktir temen kantor ultah dan bukber sama temen SD, minggu ini sama temen kuliah, minggu depan hmmm..kok ga ada ya? apa dah lebaran? entahlah *ga mau mikir*

Kehebringan minggu ini dimulai di hari Kamis. ditraktir temen kantor Ikhsan sama Hana di Din Tai Fung, PP. gw baru tau ini resto enak beneeer. pantes mahal. hihi..kita makan Wun Tun, Tofu, ayam goreng cabai, baby kailan, udang goreng mayonnaise, dll. yang jawara adalah? Wun Tun. enak nii.. recommended. harganya juga cuma 48kan..



With the birthday guys:



Kehebringan selanjutnya acara bukber sama temen SD. seperti biasa gw bagian kacung ngumpulin anak2. dan alhamd yang dateng 20 orang. rencana semula mau makan di Solaria di lantai 9, namanya Sosialita. begitu sampai dah penuh. lanjut lari2 ke lantai 10. itu amit2 penuhnya. lanjut ke Radja Ketjil penuh juga. akhirnya turun ke foodcourt ga ada yg cukup buat 20 org. akhirnya mau ke Burger King. pas otw liat Steak 21 kosong. dan alhamd kita org terakhir yg bisa reserve buat 20 org. horaaayy.. makanannya? hmm biasa aja. steaknya mirip kayak Abuba. harga lumayan sih. per org 40ribuan.

abis dr Steak 21 kita lanjut karaoke. sampai Inul belum buka. ternyata selama bulan Ramadhan Inul Fiesta bukanya jam setengah 9. hehe bagus yaa.. pas lagi nunggu gw dipanggil ma cowo2. ternyata mereka ga setuju karaoke. yasulah gagal! akhirnya lanjut ngopi di Bengawan Solo di tebet sampai jam 11. Nyokap gw dah neleponin mulu dari jam 10. takut gw lupa dah jadi istri orang kali yaa. tapi tetep gw balik jam 11an. maaf ya Ompimpa

Ini foto2nya:








Cumi Asam Pedas

0 comments
Gara2 nonton DVD Julie & Julia gw jadi semangat banget masak. apalagi setelah cek dan ricek harga di Pasar Tebet hampir sama dengan harga Giant jadi lah rajin gw mondar-mandir ke Giant. daripada bangun pagi2 ke pasar mending jalan siang ke Giant. haha..

Hari ini gw masak Cumi Asam Pedas yang diadaptasi dari resep Babi Asam Manis dalam buku resep "Jamuan Istimewa 6 Menu Hidangan" terbitan Seri Masak Femina.

Bahan:
500 gr daging babi > of course diganti cumi
50 gr tepung maizena
minyak goreng
3 siung bawang putih, memarkan
3 cabai merah buang bijinya, iris persegi 2cm
3 cabai hijau buang bijinya, iris persegi 2cm
150 ml kaldu
3 sdm saus tomat
3 sdm saus cabai manis > karena resepnya Cumi Asam Pedas jadi ini diganti saus sambal 2 sdm aja
1 sdt garam
1 sdm gula pasir
1 sdm tepung maizena, larutkan dalam sedikit air
200 gr nanas, iris persegi 2x2cm

Olesan: campur jadi 1
1 sdm kecap asin
1 kuning telur, kocok
1 sdm tepung maizena
Karena cumi amis, gw tambah 1 sdm perasan jeruk nipis

Cara Memasak:
1. Potong cumi, campur bersama olesan (include 1 sdm tepung maizena dan jeruk nipis), sisihkan selama 1 jam. Taburkan tepung maizena pada potongan cumi > ini maksudnya yang 50 gr deh kayaknya.
2. Panaskan minyak yang banyak, goreng sampai matang, sisihkan.
3. Panaskan 3 sdm minyak, tumis bawang putih sampai harum, masukkan cabai. setelah layu, masukkan kaldu, saus tomat, saus sambal, garam, dan gula. masukkan larutan maizena
4. Masak hingga kuah mengental, masukkan nanas dan cumi goreng. aduk sampai rata lalu angkat.

Hasilnya..taraaa:



Rasanya enak dan segerr banget. yang cumi aja enak apalagi babi ya? haha

Untuk yg kaldu, gw tanya temen gw Sita boleh ga kalau kaldunya gw pakai kaldu blok terus ditambah air. Kata dia boleh. Masukin kaldu blok ayam (Maggi,Knorr,dll) ke 150ml air hingga mendidih. Kalau tadi gw pakai kaldu ayam beneran. Tinggal masukin ayam dan 150ml air + garam 1 sdt biar gurih udah deh.

Met mencoba =)

Thursday, August 26, 2010

Puasa Pertama Bersama Ompimpa

0 comments
Gw mau cerita ini lupa terus.

mulai dari mana ya?

seneng deh alhamd tahun ini bisa jalanin puasa bareng sama Ompimpa. abis lamaran kita selalu ngebayangin enaknya bisa puasa bareng. tarawih bareng, ngaji bareng, sahur bareng. ahh sesungguhnya nikmat apalagi yang engkau dustakan.

kegiatan gw..

Hmm.. masak sahur? Ga pernah

Hmm.. masak berbuka? Kadang2

Hmm.. beres2 rumah? Kadang2

Hmm.. nyiapin baju buat Ompimpa ngantor? Ketiduran mulu tuh

Haha istri pemalas! tapi kemarin Ompimpa bilang makin sayang sama gw. alhamdulillah..dia tahu kalau gw ngelakuin semua kegiatan rumah tangga sebatas gw sayang ma dia bukan karena gw suka. jadi kalau gw lagi cape *which is sering* dia ga pernah insist gw ngelakuin itu. alhamdulillaahh..

Kegiatan dari pagi sampai malam:

Sahur: ambilin nasi Ompimpa doang
Subuh: Ompimpa salat di masjid, gw di rumah.
Abis subuh: ngaji bareng Ompimpa =)
Abis ngaji: tiduuur
Pulang kantor: dijemput Ompimpa kalau dia ga ngajar. eh gw belum cerita yaa? alhamd Ompimpa dipanggil lagi buat ngajar di kampus dekat kantornya. Lumayan buat nambah2 S2nya. confirm terakhir dia ga mau pakai uang kita buat biaya kuliahnya. katanya dia bisa bayar sendiri. soook lahh kalau mau bayar sendiri. yang penting gw dah nabung buat sekolah dia *percuma deh surprise gw, hiks*
Buka puasa: bareng, biasanya gw yang masak. tapi kalau tajil dll belum bisa masaknya. jadi jus aja. hahaha ini buka puasa apa bikin sarapan sih?
Maghrib: Ompimpa salat di masjid, gw di rumah.
Isya: Ompimpa salat di masjid, gw di rumah.
Tarawih: salat jamaah di rumah =)
Abis tarawih: kadang2 ngaji kadang2 becanda2 sampai tidur.

senangnya bisa hidup sama imam yang baik. semoga bisa khatam dan amal ibadah gw dan Ompimpa dilipatgandakan pahalanya. amiiin

Charity vs CSR (Corporate Social Responsibilty)

0 comments
Ihh merinding gw baca postingan Mas Yoris *sok akrab* yang ini

Budi Soehardi – CNN Heroes 2009 dan Inspirasi untuk CSR

Sungguh membanggakan melihat rekaman acara CNN Heroes 2009 yang diselenggarakan di Kodak Theatre akhir November lalu bertepatan dengan perayaan Thanksgiving di America. Budi Soehardi terpilih sebagai salah satu dari sepuluh penerima award.


Saya merinding saat melihat Budi Soehardi from Indonesia menerima award dari Kate Hudson (Aktris International yang juga aktif di Wild Aid), yang sebelumnya membacakan narasi tentang Budi Soehardi. Untuk yang belum melihat bisa klik ke http://www.youtube.com/watch?v=8piacipZ5wU

Lebih terharu lagi saat mendengar Budi menjelaskan, “Heroes sebenarnya adalah istri dan 3 anak saya, mereka mengorbankan liburan mereka selama ini, walau sebenarnya bisa travel dengan fasilitas first class yang saya dapatkan dari fasilitas jabatan sebagai pilot. Tapi mereka memilih budget liburan dipakai untuk membantu Roslin Oprhanage”. Betul juga ya, kalau keluarga Budi tidak setuju toh biasanya ayah tidak bisa memaksakan kehendak. Rumah yatim piatu ini bisa besar karena support dari semua anggota keluarga.

Berawal dari tahun 1999, saat mereka sekeluarga yang tinggal di Singapore menonton berita soal East Timor. Awalnya hanya ingin melakukan hal yang berbeda untuk liburan kali itu. Sebernarnya setelah kesana memberikan sumbangan, pakaian dan makanan mereka bisa saja pulang dan berkata “We’ve done enough in our capacity” Namun Budi sekeluarga akhirnya tergerak untuk membangun rumah yatim piatu bernama Roslin Orphanage.

Yang menarik disini mereka tidak menamakannya Soehardi Orphanage, tapi Roslin Orphanage yang diambil dari sepasang yatim piatu pertama yang mereka Bantu saat itu. Saya jadi ingat dengan Taman Baca dan Poligigi gratis di Batu, Jawa Timur yang juga dinamakan Amin bukan dengan nama pendirinya.

Sejak tahun 1999 itulah, budget liburan mereka selalu dipakai untuk rumah yatim piatu yang mereka miliki di East Timor hingga sekarang. Jadi mereka practically selalu liburan ke East Timor, walau punya privileged untuk travel around the world karena merupakan anak seorang Pilot di Singapore Airline.

Mungkin kita memang harus merasakan dulu nikmatnya berbuat baik dan akhirnya ketagihan. Saya sendiri pernah merasakan nikmatnya melihat buah kebaikan kita berhasil, walau masih sangat amat jauh kalau dibandingkan dengan apa yang dilakukan Budi Soehardi sekeluarga.


Dulu jaman saya fotografer, saya sering cetak foto di Rapico Melawai. Disana saya sering bertemu dengan seorang penjual Koran dan majalah bernama Nardi. Ada banyak penjual majalah yang berkeliaran di kawasan melawai, namun saya selalu beli dan sesekali memberi uang kepada Nardi. Kenapa? Karena Nardi selalu belajar sambil berjualan majalah dan Koran. Jadi pagi hingga siang Nardi sekolah, sore dan malam berjualan. Dia punya semanagt untuk maju yang luar biasa.
Sampai suatu ketika saya bekerja di Hard Rock Café dan melihat ada peluang untuk Nardi hanya kerja part time 4 jam di cleaning service namun bisa mendapatkan uang yang jauh lebih besar daripada menjual Koran dan majalah. Jadi selain mendapat uang yang lebih besar, Nardi punya waktu lebih banyak untuk belajar tentunya.

Setelah itu saya sudah lupa dengan kisah Nardi ini. Hingga beberapa bulan lalu, saya mendapat message di wall Facebook saya. “Halo ini Nardi tukang majalah yang dulu… senang sekali bisa menemukan Yoris di FB, sekarang saya sudah jadi arsitek… saya lulus S1”

Wow, perasaaan senang yang tiada taranya membaca seorang Nardi sudah lulus sarjana. Bayangkan seorang tukang penjual Koran dan majalah, bukan saja survive untuk hidup namun bisa menjadi seorang sarjana.

Feeling rewarding adalah sebuah perasaan yang tidak bisa dinilai dengan uang. Saya yakin setiap orang bisa menjadi Hero dengan kapasitas yang mereka miliki masing-masing. Lalu mungkin ada yang lantas berguman, “Yoris kan sudah sukses jadi bisa charity, Budi Soehardi kan Pilot sehingga bukan dana lebih untuk charity”. Namun saya tekankan disini, charity bukan berdasarkan berapa besar yang kita berikan, namun seberapa ikhlas kita lakukan.

Budi Soehardi sekeluarga hanya membantu 47 orang orphanage di East Timor, tidak ada apa-apanya dibanding apa yang dilakukan perusahaan-perusahaan besar di Indonesia. Namun saya merinding dan terharu, karena mereka mengorbankan liburan mereka sekeluarga untuk kepentingan yatim piatu yang jumlah makin berkembang setiap tahunnya. Jadi lakukan sesuai kemampuan kita namun punya positive impact untuk penerimanya.

Malah saya mendapat inspirasi baru dari kisah Budi Soehardi, dibanding kebanyakan CSR yang saya tahu, kita terbiasa hanya memberikan charity kepada yang kurang mampu. Sementara apa yang dilakukan Roslin Orphanage adalah memberi rumah dan sawah untuk anak-anak ini. Hasil panen sawah digunakan untuk makan dan lebihnya bisa dijual untuk hasilnya nanti dipakai untuk kebutuhan yang lain.

Saya mengajak perusahaan-perusahaan untuk sedikit lebih kreatif dalam mengeluarkan budget CSR mereka. Dalam berbagai penjurian yang saya hadiri, banyak perusahaan yang memaparkan program CSR mereka, yang kalau dicermati lagi sifatnya baru sekedar charity. Harus bedakan charity dengan CSR, dan upayakan supaya kita memberi mereka ‘pancing’ instead of hanya memberikan ‘ikan’ karena dengan pancing dan ikan, lama-lama mereka bisa mandiri dan tidak memerlukan ‘ikan’ lagi dan kita bisa menolong orang lainnya lagi. Begitulah terus berkesinambungan seperti kisah Budi Soehardi…

(Sesuai dengan postingan Yoris Sebastian untuk www.kickandy.com)

Kalau ada yang ingin ikut membantu Pak Budi, please visit http://www.roslinorphanage.org


Merinding gw baca kisah Nardi. Gw jadi ingat cita2 gw, someday gw mau jadi full-time social worker. amiiiin.. Allah tahu gw bener2 niat mewujudkan cita2 gw ini. sampai temen gw ngajakin jadi story teller di yayasan yatim piatu gerejanya gw mau. emang ga boleh gw yang muslim jadi story teller di gereja? yang penting kan niatnya..

Ya Allah kabulkanlah niat hamba ini. amiin
 

All I Wanna Do Is Grow Old With You Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template