Showing posts with label Finance. Show all posts
Showing posts with label Finance. Show all posts

Thursday, August 23, 2018

Investasi Syariah

0 comments
Sebagaimana susahnya mengedukasi orangtua yang anti vaksin, Direktorat Pasar Modal Syariah di kantor gw juga susah ngajarin masyarakat kalau main saham itu halal asalkan membeli efek yang masuk dalam Daftar Efek Syariah. Ini kerjaan temen2 gw nih buat assess mana aja efek yang masuk dalam Daftar Efek Syariah dengan persyaratan berikut:

 
  1. Emiten (Perusahaan yang melakukan penawaran umum) tidak melakukan kegiatan usaha sebagai berikut:
        a. perjudian dan permainan yang tergolong judi;
        b. perdagangan yang dilarang menurut syariah, antara lain:
            - perdagangan yang tidak disertai dengan penyerahan barang/jasa;
            - perdagangan dengan penawaran/permintaan palsu;
        c. jasa keuangan ribawi, antara lain:
            - bank berbasis bunga;
            - perusahaan pembiayaan berbasis bunga;
        d. jual beli risiko yang mengandung unsur ketidakpastian (gharar) dan/atau judi (maisir),     antara lain asuransi konvensional;
        e. memproduksi, mendistribusikan, memperdagangkan, dan/atau menyediakan antara lain:
            - barang atau jasa haram zatnya (haram li-dzatihi);
            - barang atau jasa haram bukan karena zatnya (haram lighairihi) yang ditetapkan oleh Dewan Syariah Nasional MUI;
            - barang atau jasa yang merusak moral dan/atau bersifat mudarat;
        f. melakukan transaksi yang mengandung unsur suap (risywah); dan
  2. Emiten memenuhi rasio-rasio keuangan sebagai berikut:
        a. total utang yang berbasis bunga dibandingkan dengan total aset tidak lebih dari 45% (empat puluh lima per seratus); atau
        b. total pendapatan bunga dan pendapatan tidak halal lainnya dibandingkan dengan total pendapatan usaha (revenue) dan pendapatan lain-lain tidak lebih dari  10% (sepuluh per seratus);
Biasanya OJK ngeluarin Daftar Efek Syariah per Mei dan November. Ini link Daftar Efek Syariah yang diterbitin OJK

https://www.ojk.go.id/id/kanal/syariah/data-dan-statistik/daftar-efek-syariah/Default.aspx

Yang namanya Perusahaan yang 100% halal ya ga ada ya. At least mereka terima bunga dari deposito di bank konvensional dll. Persis dah kayak vaksin. Tapi selama memenuhi rasio di atas maka masuk dalam daftar efek syariah. Ini persyaratan yang ngajuin Dewan Syariah Nasional MUI lho. Sebagaimana vaksin yang ngeluarin Fatwa MUI, gw ga ngerti lagi kalau lo masih ga percaya ma MUI. MUI kan Ulil Amri cuyyy.. ini kayaknya emosinya kepada para antivaksin ini. haha

terus kalau lo main saham, lo harus cek terus apa saham yang udah lo punya masih masuk daftar efek syariah. karena bisa jadi pas Mei dia masuk, pas November gak masuk. atau tahun ini masuk per tahun depannya gak masuk. Biasanya karena rasio utang berbasis bunganya nambah gede atau pendapatan tidak halalnya lebih dari 10% dll.

kalau gw sendiri gimana? pegawai OJK dan keluarga sayangnya ga boleh main saham. Jadi gw invest  di Reksadana Saham Syariah (Kumpulan dari Saham-Saham yang Masuk Daftar Efek Syariah). Kenapa kalau invest di Reksadana Syariah boleh buat pegawai  OJK. Karena bukan gw yang beli efeknya langsung. Tapi Manajer Investasi di reksadana tersebut. Jadi suka-suka Manajer Investasinya mau beli saham syariah mana aja. Di Prospektus dia sebutin sih portofolio dia dimana aja.  Tapi ya jangan berharap returnnya kayak konvensional ya. Jauuuhhh.. Ini ada reksadana yang dah gw pegang 2,5 tahun masih rugi ajeee.. gapapa ya yang penting berkah.

pertanyaan selanjutnya kalau mau tahu efek reksadana mana saja yang syariah. lo bisa lihat disini:

http://infovesta.com/index2/rdsyariah

Kalau mau beli Reksadana lo harus tetapin dulu tujuannya jangka pendek apa jangka panjang. kalau pendek kurang dari 1 tahun bisa di Reksadana Pasar Uang (ini kumpulan dari berbagai deposito), menengah 3-5 tahun Reksadana Pendapatan Tetap (isinya obligasi = surat utang) atau Reksadana Campuran (isinya campuran saham ma obligasi), Reksadana Saham untuk lebih dari 5 tahun.

Terus profil risiko lo juga ngaruh sih. lo termasuk yang risk averter (ga suka yang terlalu risky) apa gak. Kalau lo termasuk risk averter pilih produk yang aman-aman aja kayak Reksadana Pasar Uang  atau reksadana pendapatan tetap atau maksimal Reksadana campuran deh.

tapi ya informasi terkini dari financial planner Reksadana Saham kalau mau maksimal returnnya harus dihold lebih dari 10 tahun. kalau lebih dari 5 tahun bisa jadi masih rugi. Nah kan pantesssss... Untung eyke orangnya sabar. haha..

Ohya hampir lupa cara milih Reksadananya gimana? lo liat yang di link infovesta di atas, itu paling kanan ada return 1 tahun - 3 tahun. Lo tinggal pilih mana yang return 3 tahunnya paling gede. tapi ya kalau gw pribadi prefer yang Manajer Investasinya bukan lokal. kalau yang lokal biasanya analisis fundamentalnya ga sejago manajer Investasi Internasional. Misalnya yang non lokal kayak Schroder, BNP Paribas, Manulife, dll.

Jadi intinya pertama lo harus tahu profil risikolo apa. yang kedua lo harus tahu tujuan investasilo apa dan produk mana yang sesuai dengan tujuan investasilo.


Selamat berinvestasiiiii... syariah ya kalau Muslim. jangan mau kalah sama Inggris yang perkembangan pasar modal syariahnya nomor 1 di dunia. ironisnya mereka Non Muslim.

Thursday, February 22, 2018

Surat Wasiat (Cont'd)

0 comments
Abis gw post surat wasiat di IG Story wih banyak temen gw comment. terus jadi panjang kali lebar deh pembahasannya. tipikal emak2 sekali.

Permasalahan: gimana caranya kalau kita meninggal harta kita jatuh ke anak aja, bukan ke suami atau bahkan istri baru suami. huahahahahahahhahahahahahahhahahahhahaha

Bukan napa2, kalau suami mah yakin bisa hidupin sendiri. tapi kalau buat istri baru nehi. huahahahaha

kalau secara hukum katanya mau gimana pun harta bersama yang diperoleh selama pernikahan akan jatuh ke suami sampai anaklo umur 18 tahun sesuai hukum waris Islam. kecuali lo ada perjanjian pisah harta. untuk harta istri yang didapat sebelum pernikahan baru deh hak istri.

nah ada solusi nih dari anak hukum, katanya biar jatuh ke anaklo, lo hibahin hartalo ke ortulo. nanti baru dari ortu ke anaklo. masalah selanjutnya, kalau ortu gw duluan yang meninggal gimana? huhuhuhuhu pelik

teremak2.. gini aja dipikirin banget.. huahaha

Wednesday, November 1, 2017

Kelakuan

0 comments
#1
O: nta pulang jam berapa?
S: 5
O: oh bareng aja kalau gitu.
S: ogahh. Jangan sok harmonis deh. Di kereta ga ngobrol aja pakai pulang bareng
O: yee maksudnya biar Aa ga usah bayar bajaj gitu

Perbincangan suami istri macam apa sih ini 😂😂😂

#2
Kemarin baru ngitung harta buat zakat maal. Pas ngitung Alhamdulillah jumlahnya ningkat. Terus abis ngitung kita ga tau bayarnya pakai apa soalnya nyiapin cashnya sama kayak tahun lalu. Huahaha. Ini bagaimana sik ga punya cash. Kebiasaan

P.s: ini kok abis publish baru nyadar ini bisa misleading info. Aselinya zakatnya ga gede. Emang duit kita aja yg habis dari Padang dan ultah Kaysa 😂. Perlu banget diedit Sin?

Tuesday, June 6, 2017

Money Habit

0 comments
Sebagai mamak yg dari lahir hidup susah,  gw anaknya apik deh kalau urusan duit. Bukan apik dalam arti ga boros ya. Kadang mah khilaf juga. Haha. Tapi Alhamdulillah gw jadi lebih tahu diri. Benteng pertama tentu need vs want ya. Ini dalam parktiknya susaaah.

Nah kantor gw banyak yg culture shock. Dulu kan kantor gw Bapepam ya namanya dan jatuhnya PNS. Nah sekarang sejak OJK Alhamdulillah taraf hidup ningkat dikiit. At least kalau telat ga potong gaji lah. Huahaha.. 

Nah dari sini keliatan tuh mana yg gaya hidupnya menyesuaikan gaji dan mana yang istiqomah banget sederhananya. Dan lebih serunya  kantor gw kan melebur sama Perbankannya BI jadi makin seru deh analisis mana yg lifestylenya berubah drastis dari anak Senen ke anak Thamrin. Huahahaha.. 

Kalau buat yg mampu mah gw ga peduli ya lo mau begaya macam apa. Sesuai ma gaji ini. Nah yg bikin gemesss kalo social climber. Ikut2an gaya tapi harta nihil. Lebih2 gayanya pakai hutang.  Makin gemezzz. Haha

Nah adalagi yg lebih bikin gemes. Setuju ga sih kalau traveling sekarang dah jadi kebutuhan sekunder bukan tersier lagi. Ini lagi lagi ke prinsip awal. Kalau travelingnya mampu sih ya sok aja. Tapi kalau selama traveling ngutang bahkan ada yg tarik tunai ATM. Apa ga sayang itu bunganya. Kalau ngutang langsung dibayar mah ga masalah juga si.

Dan gw perhatiin yg kaya beneran mah ga banyak gaya.  OKB2 ini yg bikin emezz. Ciee OML comment Orang Miskin Lama. Hauahaha

Jadi ini kenapa sik  malam2 ngurusin harta orang ya.  Haha.. 

But seriously gw sebagai emak mau menasehati adik2. Duit itu titipan. Dan peruntukan duit itu yg pertama justru buat sedekah baru sisanya kebutuhan hidup (Sumber: Ahmad Gozali) . Jadi yg selama ini sedekah di urutan 3 atau 4 salah yaa *nunjukdirisendiri.

Nah bagi yg ga bisa nabung beli rumah gih. Seruuuu.. Hidup dari sisa2 KPR itu seru. Setidaknya lo kerja capek ada hasilnya daripada cuma jadi sepatu ma tas *pernahbegini. 

Dan tahukah kalian bulan ini Mandiri lagi kasih promo KPR lho. Bunga KPR cuma 5,99% fixed 2 tahun dan 2 tahun setelahnya 6,99%. Ya Allah murce amaaat,. Temen gw di BTN dah 13,5%. Sinting! Ehtapi syaratnya banyak sih katanya buat KPR Mandiri ini. Biasanya yg developernya rekanan sama peruntukannya untuk rumah pertama kalau ga salah. Dan max pencairan 30 Juni 2017. Artinya buruaaan beli rumah. One day approval kok ini. 

Pos ini tidak berbayar sungguh. Cerita yg ngacak bukti dah lama ga ngeblog. Huahaha

Friday, November 18, 2016

Labbaikallahummalabaik

3 comments
Alhamdulillah target finansial tahun ini tercapai ya Allah.  Alhamdulillah gw dan Ompimpa dah daftar haji dan dapat nomor  porsi tunggu 22 tahun.  Huahahhahahaa. Ya Allah sampaikanlah umur kami menuju rumahMu ya Allah.

Gw mau share pengalaman dan tata cara pendaftaran haji di Jakarta  Selatan ya. Kenapa ditulis amat di Jak-Selnya? Soalnya gw dapat kebetan daftar di Tangsel tapi jumlah dokumen pendukungnya gak sama ma Jak-Sel.

1. Langkah pertama buka rekening di bank yang kerjasama. Gw dah googling dulu bank yang deket sama kantor agama Jaksel BSM cabang Pejaten. Posisinya sebrang Gedung filateli deket pertigaan lampu merah Pasar Minggu. Dekat apartemen yang ada Fresh daily sama Erha Klinik itu lho. Ohya pembukaan rekening ini harus di domisili sesuai KTP. Jadi walopun gw udah punya BSM di Jakpus harus buka lagi di Jaksel. Dokumen yang diminta: materai 4 lembar, foto 3x4 5 lembar sama 4x6 1 lembar, KTP dan NPWP.  Saldo buka tabungan mabrur ini Rp 25.100.000 yang ga boleh diambil selama belum berangkat haji. Tambahan saldo selanjutnya Min. Rp 100.000.  Dari sini kita dapat bukti setoran awal haji. Surat ini hanya berlaku 3 hari kerja. Kalau di tangsel 5 hari kerja.

Ohya foto yg disampaikan yg akan digunakan juga di dokumen pendaftaran haji. Syaratnya background harus putih, jilbab jangan putih,  tanpa kacamata dan muka harus keliatan 80% artinya foto badan ga perlu banyakin muka aja. Haha

2. Datang ke Kantor Agama Sesuai KTP (Jaksel)
Disini kita mengisi formulir pendaftaran haji. Dokumen yang dibawa:
1. FC KTP 5 lembar
2. FC akta/ijazah/buku nikah 2 lembar
3. Bukti setoran bank
4. Passport hijau kalau punya (kemarin gw ga lampirin sih walau punya. Orang masih 22 tahun lagi. Haha
5. FC KK 2 lembar
6. Foto 3x4 6 lembar dan 4x6 3 lembar
7. FC bagian depan buku bank

Habis itu divalidasi petugasnya trus dikasih surat pendaftaran pergi haji (SPPH). Kita cek ulang data kita di SPPH. Kalau dah benar foto dan diambil sidik jari. Abis itu diprint deh SPPHnya yang berisi  no porsi haji kita. Nanti kalau dah mau berangkat mereka akan telpon kita katanya. Kita juga dikasih alamat website dan no telpon mereka utk memudahkan kita cek keberangkatan kita.

Semoga sharingnya bermanfaat ya. Dan semoga kita semua diaegerakan pergi haji. Amiiin

Tuesday, July 22, 2014

Gadai Emas

2 comments
Gw dong lagi ngantri nuker duit receh di Bank. Antrinyoooo.. tadinya sih mau ngantri sambil ngaji (masih juz 19 dong gw. Astaghfirullaaahh). Tapi kok ga cocok amat ma muke. Jadi ya mari blogging aja.

Salah satu solusi kurangnya duit DP rumah kemarin akhirnya gw gadaiin emas. Sebenarnya mau dijual tapi kok asa sayang karena ruginya sampai 500ribu sendiri buat 1 LM. Isshh...

Pertama gw ke Bank Syariah Mandiri. Disini uang gadainya bisa 85% dari harga emas itu setelah ditaksir banknya. Lumayan banget ya. Tapi ternyata cuma bisa emas kuning. Emas putih ga bisa. Karena perhiasan gw rata2 emas putih jadi gagal gadai disini.

Terus lanjut ke Pegadaian. Cukup bawa KTP terus emas gw ditaksir. Total 29.5 gram cuma dihargain Rp 8.7 juta. Berarti segramnya  cuma Rp 295 ribu ya. Rugi amat kalau sampai wanprestasi dan emas gw diambil. Huhu.. etapi LMnya ga digadai sih. Ga boleh digadai ma Ompimpa karena itu tabungan hajinya. Duileee... cuma 4 bulan doang kali gadainya.  Nah kan bleber. Dari taksiran segitu gw dikasih pinjaman cuma Rp 8 juta. Isshhh.. soalnya kayaknya 700ribunya buat cover biaya admin bulanannya deh kalau2 gw wanprestasi.

Biaya adminnya gw ga ngeh deh. Ada tingkatannya. Tapi buat pinjaman gw yg masuknya kategori 5-10 juta biaya adminnya 1,15% per 2 minggu. Jadi 4 bulan 9.2%. Jangka waktu pinjamannya per 4 bulan. Tapi kalau mau diperpanjang boleh2 aja. Tinggal tambah biaya adminnya aja. Udah deh selesai. Total cuma 20 menit. Nanti TTD akad. Biaya adminnya pun bisa dibayar saat pelunasan. Dan bagusnya lagi karena sistem Pegadaian dah integrated kita bisa nyicil di Pegadaian manapun. Tapi kalau mau ambil barang tetap di Pegadaian asal lo gadai. 

Kemarin gw dah lunasin sebagian di Pegadaian deket rumah. Tinggal kasih KTP dan form akada gadai, 10 menit kelar. Ada kenaikan fee tapi jadi 1.2% per 2minggu. Terus jatuhnya sisa gadai gw pakai fee admin yg baru. Dan jangka waktunya pun diperbaharui 4 bulan kemudian. Ih ogah ah ngutang 8 juta aja sampai 8 bulan bayarnya. Haha.. semoga membantu bagi yg butuh uang ya. Kalau keadaan terdesak Pegadaian sangat membantu. Cabangnya banyak pula dimana2. Tapi ya itu hitungannya kecil banget dibanding BSM

Tuesday, June 10, 2014

Arisan Buku

4 comments
Udah pernah denger arisan emas? biasa... arisan uang? lebih biasa lagi. waini baru gahoel. arisan buku. hahaha. makin kreatif ya bangsa kita. gw pertama kali tahu dari sepupu gw kalau dia ikut arisan buku Halo Balita. kenapa sampai arisan2 amat? soalnya mihil malihhh.. sekarang harga bukunya 1,7 juta kalau cash. kalau arisan Rp 200 ribu selama 10 bulan. cincai lah ya kalau segini mah. maunya sih ntar duit THR buat lunasin buku aja deh. ga sabar nunggu gw dapet bulan Desember nanti. yasalaaamm.. haha

Seperti yang kita tahu di periode emas ini sayang banget kalau ga dimanfaatin dengan mendorong anak membentuk kebiasaan baik. kalau kata Om Toge (psikolog di milis Parenthinknya Mona Ratuliu) kebiasaan itu harus dibentuk dalam periode 0-3 tahun. setelah itu akan susah ngebentuk kebiasaan anak.

ini nih bukunya:




Isinya:
25 boardbook
1 buku panduan Ortu
3 boneka tangan
1 Hello Kids (English) >> entah apa ini

Boardbooksnya terdiri dari:
- 9 jilid self help:
Aku Bisa Makan Sendiri, Mandi Sendiri, Pakai Baju Sendiri, Berani Tidur Sendiri, Merpaikan mainan Sendiri, Aku Suka Buku, Aku Selalu Hati2, Aku Berani ke Dokter, Aku Senang Keliling Kota,

- 5 jilid spiritual:
Aku Sayang Allah, Aku sayang Rasulullah, Aku Bisa Wudhu dan Salat, Aku belajar puasa, Aku cantik pakai jilbab,

- 11 jilid value:
Aku Suka menabung, aku anak jujur, aku anak pemberani, Aku belajar Membuang Sampah, Aku sayang teman, Aku sayang bibi, Aku anak santun, Aku sayang keluargaku, Aku anak sabar, Aku suka berterima kasih, Aku sayang Mio (kucing)

nah kalau gw selain beli buku juga beli E-pennya. jadi kalau kita tunjuk E-Pennya ke buku dia bisa baca bukunya. keren ya. ada fungsi lain sih tapi gw lupa. hahaha.. harganya kalau cash 988 ribu kalau arisan 100ribu untuk 10 bulan.

gw sebenernya berpendirian kalau mainan anak ga perlu mahal. kayaknya dah pernah gw share juga ya mainan Kaysa disini. iya emang pelit saya mah. tapi kalau urusan buku emang ga bisa deh. Kay itu tiap bulan gw ajak ke Gramedia untuk bentuk kebiasaannya suka buku. emang ngaruh sih so far. alhamdulillah anaknya suka buku. kalau sekarang dia suka ambil bukunya, trus ambil bonekanya, terus dia bacain buku buat bonekanya. dan ceritanya bener lho. dah hafal dia isi cerita bukunya. so sweet ya. dah siap punya adik dia kayaknya #kode

nah iya gw belum jelasin arisannya ya. gw ikut arisan sama teman sepupu gw namanya Fetry Zulbeatri. cari aja FBnya. terus abis itu arisannya dikocok di depan. siapa dapat bulan apa. dan ternyata yang ikut arisannya pun beda2 beli bukunya. jadi angsuran arisannya pun beda2 ya per bulan tergantung harga bukunya. lucu ya. nah gw ga tau deh tuh yang wanprestasi arisan. bagi yang dah dapet bukunya dibalikin kali ya. haha.. ga sabar dapet bukunya nanti. woohooo.. semoga pada waktunya nanti lemari buku yg sekarang gw fungsikan jadi lemari baju dah kembali ke fungsi aslinya ya buat nampung 25 buku baru. haha.. THR mana ini THR mau beli lemari sayaaa..

ohya ada youtubenya juga lho. tapi gw baru nemu 4 aja. Aku Bisa Makan Sendiri, Aku Bisa Merapikan mainan sendiri, Aku Bisa Pakai Baju Sendiri, Aku Mandi Sendiri. semuanya karya Mizan.


Tuesday, May 6, 2014

1 Done!

2 comments
Emang kalau ngeblog saat peak seasonnya OJK harus disempet2in deh. Sekarang gw ngeblog dr atas motor. Haha canggih ya.

Alhamdulillah wasyukurilah hutang mobil gw kelar April kemarin. Woohoooo... seneng banget deh. Akhirnya bisa nabung (err 2 bulan lagi?). Haha..

Selama ini gaji abis buat bayar utang doang. Padahal ini dah 30%an dr gaji lho. Kebayang yg hampir 50%an kepotong buat cicilan. Kemarin akhirnya liat bentuk BPKB. Disekolahin dulu kemarin ya BPKBnya. Haha

Semoga hutang2 selanjutnya hutang produktif ya Allah. Jangan konsumtif mulu. Rental mobil? Apartemen buat disewain? Beli kontrakan? Allahumma amiiin

Monday, February 10, 2014

Home Sweet Home

15 comments
Giliran pengen nulis kenapa pasti lagi jamnya mau makan siiik. make it quick (kali bisaaa..). Alhamdulillah wasyukurilah akhirnya setelah 4 tahun 2 bulan nikah keluarga kecil kami punya rumah juga. pass banget dapetnya pas cicilan mobil tinggal 3 bulan lagi. hamdalah dimudahkan semua prosesnya.

entah kenapa cepet bener ini dapet rumahnya. dan gw jadi ga yakin pas beneran deal. huahahha manusiaaa manusiaaaa...

tadinya sik pede benerrr pengen nyari rumahnya di Jagakarsa. survey pertama dapet di Cipedak. anjirlah apa2an itu. hari Sabtu aja nyampe ke rumahnya 1,5 jam sendiri. dan itu dari rumah gw di Mampang. gimana kalau dari Lapangan Banteng dan hari kerja maliiiih. tak sanggup aku tak sanggup. Kaysa aja sampe rewel di mobil. karena ga enak sama orangnya sampe tempatnya tetep kita tengok sik tuh rumah. eh yang punya songong. abis itu jalannya cuma cukup 1 mobil dan masih kampung bener. yailah ini mah 11-12 ma rumah gw sekarang. gang sanip. yak black list.

eh yg nganterin kita nawarin liat rumah 1-nya. aku jatuh cinta kakaaakkk..tapi apa daya harganya ga masuk kantong. karena nyadar diri cuma punya duit sedikit yasu lah nabung aja dulu.

akhirnya 2 bulan ga nyari rumah. abis itu coba cari lagi. kita mulai melirik BSD Bintaro. dan jedeerrr gw baru tau kalau nyokap ga mau ikut. hiks. sakit hati ini. sakiiit. akhirnya nambah lagi 1 syarat harus deket ma rumah nyokap.

akhirnya browsing rumahnya masukin keywordsnya tebet, pasar minggu, kalibata, condet. yak yg masuk budget cuma Pasar Minggu dan Condet. Condet sendiri gw ga terlalu suka sih. secara deket kali Ciliwung. mungkin rumahnya ga banjir tapi aksesnya banjir ya percuma. akhirnya cari rumah di Pasar Minggu.

dapet pertama di Pejaten. rumah tua. harga sangat bersahabat. tapi ga masuk mobil. luas tanah sebenernya ideal sih 100m2. tapi ga masuk mobilnya ini. depan rumahnya sih tanah kosong. tapi entah kapan orang itu mau jual tanahnya buat parkiran gw. kalau ga ya mamaaaamm.

akhirnya dicoret. nyari lagi di Pancoran ada ternyata yang 800 juta tapiiiiii ga masuk mobil juga. depan rumahnya sih tempat parkiran mobil. lumayan ada 8 mobilan kayaknya. tapiiii depan rumah lagi mau dibangun juga. yailah kasian Kaysa ga bisa liat matahari masuk rumah. yasu blacklist lagi.

di hari yang sama cari di daerah Poltangan. oiya buat yg nyari rumah di Poltangan banyak rumah baru dijual. harga sangat bersahabat. tapi rumah yg gw liat itu entahlah. ga ada gelitik2nya di perut. langsung telpon orang lain. akhirnya liat rumah 1nya lagi.

posisi enak bangetttt. dari turun bis tinggal jalan kaki dikit. luas tanah 125m2. terus emang cita2 gw bener ini, di depan rumahnya ada kontrakan 2. aaaakkk kalau gini kan sekali mendayung 2 3 pulau terlampaui ya. gw emang dari dulu cita2 bener pengen punya kostan dan kontrakan yang banyak. gapapa rumah sendiri mah jelek aja tapi lokasi deket dan banyak kontrakannya. amiin semoga terkabul ya Allah. taa taa taaaapiii rumahnya ga ada IMBnya. kalau jalur resmi biaya IMB 15 juta dan bisa 6 bulanan ngurusnya. kalau ga resmi 5 juta jadi 2 minggu. setelah galau2 ga penting, sok lah liat rumah lain dulu.

di hari yang sama juga liat rumah lain di Tanjung Barat. suka rumahnya. tapi posisinya di pinggir jalan persis. eerrr kasian Kaysa. ntar dia main sepeda dimana. cetek. terus lagian rumahnya melebar gitu instead of memanjang ke dalam. jadi dengan sangat terpaksa ga ambil ini. padahal jatuhnya murah ini rumah. karena biaya KPR dll bakal ditanggung yang punya rumah. nah di saat mau balik agennya ngajakin ke rumah 1 lagi. gw liat jam dah jam 6 kurang 15. dikit lagi Maghrib. tapi kadung capek lah sok diliat aja.

rumah yg ini kecil. cuma 82 m2. cuma masuk 1 mobil tapi depan kanan kirinya gw suka. bukan di komplek tentunya. ya kali gw beli rumah di komplek daerah Jakarta. mana mampu sayahhh. emang gini kali ya rasanya cinta pada pandangan pertama. kepikiran terus rumah itu. harga juga pas di kantong.daerahnya sih ga dilewatin angkot. ta ta ta pi deket stasiun Tanjung Barat, karena jalan cuma cukup 1 mobil dan buntu jadi anak2 bisa sepedahan depan rumah. ngesot ada Masjid. sampingnya TPA. deket komplek orang. jadi boleh lah gw numpang jalan2 pagi di komplek sebelah. huahahahhaa miskiiin miskiiin. gaul aja numpang. dalam komplek itu juga ada TK Islam kecil. dan ini nih yang paling penting. karena lokasi ini cita2 hidup gw insyaAllah masih bisa diwujudin. banyak sekolah bagus deket sini. ada Cikal (ya Allah amiiin), Nizamia Andalusia pindah ke Bambu Apus dan jemputannya ada di Cilandak, ada sekolah Global, sekolah Alam juga kayaknya deket. Kepompong di Kemang juga deket. intinya sih semua bayangan gw tentang masa depan anak2 gw masih bisa tercapai. emang at the end yang paling penting bisa bahagiain anak ya.

deal dong ya. tetooottt. ternyata rumah itu udah diincer juga sama orang lain dan yang punya rumah ga mau nentuin siapa yg dapet rumah itu. dan ga mau di DP juga maliih. jadi dia bilang siapa yg diapprove KPR duluan dia yang dapet. nah jiwa kompetitifnya muncul. akhirnya besoknya nyiapin berkas dan langsung masukin ke beberapa Bank. incaran pertama Bank DKI Syariah. gosipnya ini yg terkece plafond dan bunganya diantara bank syariah lain. nah wasyukurilahnya lagi, kebetulan mba banknya besok harinya ada visit ke rumah daerah Jagakarsa. jadi dia bisa sekalian cek rumah gw. ya Allah rezeki. dan 4 hari setelahnya ditelpon KPR gw diapprove tapi kurang 40 juta dari yg gw minta. ya lagi sik siiiin jujur banget ngasih tau harga rumahnya. aku takut rumahnya ga berkah kakaaak kalau bohong2. jadi lah pinjam sana sini. tapi ga banyak sih alhamdulillah. dan finally gw yang dapetin rumah itu. yeaaayyyy.. maaf ya bu pertama. kalau ibu tau saya mau rumah itu juga mungkin ibu bakal gerak cepat juga.

tapi yg punya rumah macam orang ga pernah jualan rumah deh. BT gw. diDPin yang pertama itu ga mau kan. itu aja dah aneh. dia maunya mana yg cepet diapprove KPRnya dia yg dapet. terus orangnya ga percayaan banget sama orang lain. sampai pas cek notaris dia maunya dia sendiri yg anter tuh sertifikat ke notaris. ya sekarepmu Paaakk. sampai pas akad aja dia ga bawa kunci rumahnya lho. alasannya sih lupa. feeling gw sih dia maunya uang banknya masuk dulu baru dia mau ngasih. huahahaha. tuh kan jadi suudzon kan saya Pak.

ya pokoknya alhamdulillah Jumat kemarin 7 Feb dah akad. kemarin cek2 rumah sih ga ada yg harus dibenerin selain ternyata mobilnya ga muat di garasi jadi pagernya harus dimajuin. huahahahha. gesreeekk, baru nyadar kita ga pernah parkir di rumah itu. huahahaha

semoga rumahnya berkah ya. rumahku surgaku, amiiin

Thursday, November 7, 2013

Monitoring Reksadana

7 comments
Beberapa minggu lalu temen gw si Bolang ini, Riri  nanya gimana cara ngitung gain or lossnya Reksadana. nah kayaknya banyak juga yang ga ngerti ya. jadi mari gw yang juga lagi belajar ini bantu dikit:

Kalau gw pribadi dimulai dari bikin excel kayak gini:



Pertama gw pisahin 1 Reksadana (RD) per tujuan finansialnya. kalau gw sendiri gw bagi 3. RD buat dana pensiun, buat pendidikan Kaysa dan adiknya Kaysa. iyee anaknya belum dibikin tapi dah nabung. aku takut liat angka dana pendidikan kakaaakk. haha.. apalagi gw sebenernya pengen punya 3 anak. masih ngutang 1 dana pendidikan lagi deh.

Keterangan gambar:
1. Kolom tanggal: tanggal lo beli RD
2. Kolom NAB: NAB saat lo beli.
3. Jumlah unit: jumlah unit RD yang lo beli
4. Amount: NAB*jumlah unit
5. Samping kolom Amount yang ga ada judul kolomnya: jumlah real uang yg gw keluarin. Misal dana pendidikan Kaysa nomor 2 yang tanggal 15 Des 11: sebenernya gw ngeluarin duit 5juta. tapi setelah dikurangin biaya subscription amountnya jadi Rp 4,9 juta. begitu.
6. NAB saat ini. gw rutin liatin harga NAB RD gw tiap bulannya. bisa dicek di www.infovesta.com atau masuk ke www.bloomberg.com terus masukin kode RD lo di pojok kanan. misal kalau BNP Paribas Pesona Amanah bisa liat disini: Bloomberg
7. FV saat ini: NAB saat ini*jumlah unit
8. Gain or losses: hitung selisih antara poin 7 dan 5 di atas.
9 Persentase: poin 8 dibagi poin 5 di atas.


Udah deh. semoga membantu ya..

Tuesday, October 29, 2013

Celengan Kaysa Part I

0 comments
Ncieee part I kesannya bakal ada part2 selanjutnya. Amiiin..

Jadi gw ceritanya mau ngajarin Kaysa pentingnya menabung sedini mungkin. Ga tau sih idealnya anak umur berapa. Gw baca di bukunya Prita Ghozie yang warna kuning (eerr lupa judulnya) dia juga ngajarin anaknya nabung sehari seribu. Dan lama2 jadi buanyak. Btw bukunya Prita ini bagus banget lho. Jauuuh lebih bagus daripada bukunya Ligwina. Lebih applicable karena dah diajarin juga itung2an yg kemudian bisa diakses di websitenya Prita. Me likey. Baca bukunya pun berasa baca novel. Ga berat. Secara gw baca bukunya Ligwina cuma 1/3nya dah bosen. Terus ga dibaca2 lagi. Haha

Langkah pertama gw ngenalin uang ke Kay dengan main jual beli. Tapi apa daya Kaysa selalu jawab harga apapun yg dia jual seribu, 10, atau 67. entah apa. Semacam nomor togel. Haha..

Terus kedua gw beliin celengan Hello Kitty. Seneng banget dia. Setiap hari ambilin dompet gw terus minta "tabung tabung". Pernah dompet gw dikeluarin semua isinya dan dimasukin ke celengannya #motherkere. Abis itu gw ambil lagi sih. Secara kepala Kittynya bisa dibuka. Haha..

Apalagi kemarin banyak omanya ke rumah kan. Nganter nyokap naik haji. Wuih penuh. Akhirnya dibuka aja deh celengannya. Dah ga muat lagi. Pas itung2 ternyata ada 300ribu dalam 1 bulan. Horeee..

Yg tabungan dia persis ada 49.500. See lumayan banget ya recehan2 itu kalau dikumpulin.
Abis itu gw ajak ke Gramed. Suruh dia beli DVD dan buku. Karena kalau buku gw ga tau referensi buku bagus, gw percayain aja sama buku2nya Clara Ng lah kalau buat Kaysa mah. Sayang di Gramed pada kosong. Akhirnya beli online.

Nah akhirnya melipir ke bagian DVD anak muslim. Kaysa suka banget serial anak muslimnya Syamil dan Nadia. Kemarin akhirnya beli DVD ini:






DVD ini ngajarin Islam lewat lagu. Cucok dah buat anak gue. Doyan nyanyi dan nari. Jadi kalau ada anak kecil nyanyi:
Islam is the way of life, the way of life, a complete way.. Itu anak gua. Hahaha berat yeee..

Terus pas mau bayar gw gendong Kaysa, gw ajak dia ngasih duit tabungannya ke si Mba Gramed. Anaknya sih ga excited ya. Gw yg lebih girang kayaknya pas ngasih tu duit. Dan disambut tatapan shock oleh si mba. Huahahaha.. Duileee tenang mba. Ntar saya tuker duitnya. Abis bayar gw bilang "hwoaa ternyata nabung itu enak ya Kay. Bisa beli buku, lagu2. Nanti kita nabung lagi ya." Anaknya ngangguk2. Hihi

Semoga konsisten ya nabungnya. Target nabung selanjutnya mau beli scooter buat Kay (yang mana entah kapan anaknya bisa main scooter ya).

I'm so proud of you lil missy
Powered by Telkomsel BlackBerry®









Sunday, October 6, 2013

Mencoba Syariah

6 comments
Aseek judulnya pencitraan sekali. Jadi gini, kayaknya gw pernah bilang ya, pada prinsipnya gw jauh dari muslimah taat. Even punya cita2 masuk surga aja gw malu lho. Secara kayaknya ga ada usahanya amat gapai cita2.

Makanya selagi perintah Allah yg bisa gw lakuin dengan gampang, insyaAllah gw lakuin. Nah salah satunya ini.

Dalam keluarga kecil gw, gwlah yang jadi Menteri Keuangannya. Dan dari awal kita dah commit insyaAllah ngelola uangnya secara syariah. Bukan berarti gw ga punya rekening konvensional ya. Punyaa.. Dulu cuma punya 1 buat bayar Safe Deposit Box. Eh masuk Depkeu dibikinin lagi 2 buat transferan gaji.

Eh tahun lalu beli Reksadana buka lagi deh rekening Commonwealth. Jadi sebenernya ga syariah2 juga ya.
Tapiii rekening konvensional ini tujuannya buat konsumtif aja. Yang mana tiap bulan pasti abis. Jadi kalaupun ada bunga paling dikiiit banget. Susye juga ya syariah itu.

Nah untuk nabung gw pakai rekening syariah. Iya masih nabung aja nih buat bayar DP rumah. Tau selama ini ga beli2 rumah gw puterin dulu deh di reksadana pasar uang. Huahaha otak dagang.

Terus reksadana untuk pendidikan Kaysa dan adiknya gw pilih reksadana syariah BNP Paribas Pesona Amanah. Alhamdulillah hasilnya ga mengecewakan2 amat. Tapi kalau dibandingin RD konvensional emang jauhhh sik. Hahaha.. Bismillah aja lah ya. InsyaAllah berkah.

Kemarin pas nyari asuransi kesehatan buat nyokap akhirnya juga pilih yang konvensional. Ini semata2 karena ga mampu maliiih. Preminya mihil pisan yang syariah. Pas premi nyokap 8 jutaan, syariah 12 juta. Maaak aku tak mampu nyisihin sejuta sebulan. Setelah 2 minggu discuss sama suami akhirnya bismillah aja ambil yg konvensional. Daripada malah jadi maksain diri *pembenaran. Soalnya beneran ga mampu deh waktu itu mah. Allah Maha Tahu lah. Haha

Untuk KPR, tadinya juga ga mampu, tapi setelah diitung2 bismillah aja nanti bakal ambil KPR syariah. Padahal rumah juga belum kebeli yes. Haha

Terus kalau dana pensiun dah ada sih Manulife Syariah Sektoral Amanah. Tapi sampai sekarang stuck ga nambah2. Tadinya mau fokus bayar DP dulu. Tapi KAPAN KEBELInya ini ya rumahnya. Hahahaha *lemparperaturanBIDPRumah30%

Nah sekarang muncul lagi godaan, gw lagi nyari asuransi jiwa buat gw. Secara ompimpa ga mau beli asji soalnya trauma asji bokapnya dulu ga keluar duitnya gara2 perus asuransinya bangkrut. Sekarang ada 2 ilustrasi syariah dan konvensional. Dengan premi yang sama yaitu 3,5 juta, yang konvensional uang pertanggungannya Rp 1,6 M yang syariah cuma Rp 250 juta. Aaaakkkk bukan pilihan ini mah. Akhirnya gw bismillah aja cicilan preminya per bulan gw taruh di RD dulu terus ntar kalau dah lumayan beli properti aja. Ya Allah amiiiinnnn.. Kabulin doa shinta ya Allah.

Jadi pada intinya mau jalanin perintah Allah itu susah banget ya. Padahal ini baru 1 perintah: larangan riba. Ya Allah lindungilah keluarga kami dari api neraka dan izinkanlah rezeki keluarga kami berkah ya Allah.
Allumma amiiin..
Powered by Telkomsel BlackBerry®









Monday, August 19, 2013

How Much Am I Worth It? - LiveOlive

2 comments
Nemu mainan baru di www.liveolive.com yang bagian Budget tentang How Much Am I Worth It dan girang bukan kepalang lihat hasil ini:


Alhamdulillah ya Allah masih aman management financialnya. tapi kenapa DP rumah pake naik 30% sik. baru juga kekumpul DP 20%, dah naik lagi. astofaziiim

Wednesday, February 20, 2013

Arisan Emas

2 comments
Kerja disini sedikit banyak bikin gw dan temen2 melek investasi. Merasa rugiii banget kalau hari gini masih nabung di Bank. Nabung setahun paling banter bunga/bagi hasilnya berapa sih? 4%? 5%?

Jadi temen2 gw kayaknya dah pada punya Reksadana semua deh. Walau masih takut2 belinya. Haha..

Nah tahun ini kita bikin arisan emas. Idealnya sih arisan emas ini:
1. Orangnya yang pasti harus kenal deket ya. Ntar ga mau bayar arisan ya ga kebeli emasnya!

2. Idealnya paling enak dikit aja orangnya. Biar cepet muternya.

3. Arisannya pas tanggal gajian biar gampang narikin uangnya.

Kok tips 1-3 di atas berlaku buat arisan uang juga ya? Haha. Ga mutu!

Gw arisan ber12. Dapetnya emas 10 gram. Nah sistemnya tiap tanggal gajian beli emas di toko langganan di Cikini (Toko Jaya Abadi. Dah terbukti termurah di Cikini! *mintaendorsedongJay), terus bagi rata per orang berapa. Jadi risikonya ya uang arisan per bulannya beda2. Dan cenderung makin ke belakang uang arisannya makin gede karena harga emas makin naik. Biasanya harga emas naik 10-20% per tahun.

So enak yang dapet di awal dong ya dapet emas termurah? Eits ga juga. Sama2 nguntungin.
1) Yang nerima di awal untung karena dapet harga emas termurah. Jadi di akhir masa arisan emas dia dah naik 10-20% (asumsi setahun ya masa arisannya)

2) Yang dapet di akhir juga untung. Kan dibantuin beli emas di harga mahal.

Lagian kalau dihitung jumlah uang yang dikeluarin tiap orang totalnya sama. Jadi ga ada yang rugi dong.

Hari gini masih arisan uang? Rugi ah! Kalau uang arisannya setahun di tabungan at least dah dapet bunga 4% lho. Apalagi kalau beli Reksadana dah bisa 20-25% untungnya. Ayooo mulai arisan yg ada added valuenya. Masa uang yang dikeluarin sama ma yang didapet. Hihi

Selamat berinvestasi :D
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Thursday, July 28, 2011

IHSG Naik

1 comments
Emang jadi orang ga boleh kebanyakan ngeluh. baru aja gw curhat disini kalau RD syariah gw cuma naik 4%an. daaan alhamd per hari ini gw gain 9,2% *sujud syukur*.

Ayoo IHSG naik terus terus dan teruuuss. Biar dana pensiun dan tabungan pendidikan gw kekejar. amiinnn.. eh tapi bursa Asia malah lagi turun sih. jadi kayaknya dikit lagi IHSG bakal terkoreksi. hiks

tapi sayangnya harga emas per hari ini malah turun ya jadi 355,5k buat LM yang 10 gram. gapapa ntar juga naik lagi. amiinn..

ayo kumpulkan unrealized gain sebanyak2nya =)

Thursday, July 21, 2011

Revisi Cara Beli Reksadana di Commonwealth

15 comments
Masih lanjutan postingan sebelumnya, akhir2 ini gw makin concern ma perkembangan investasi gw. dan alhamdulillah kerja di lingkungan yang semuanya eager to learn investing. namapun duit rapelan baru keluar jadilah temen2 gw nyari2 tahu investasi ini investasi itu, asuransi ini asuransi itu,seru deh pokoknya. tiap minggu ada aja yang dipanggil buat presentasiin kelebihan produk mereka. ada Panin Bank, Commonwealth, Allianz, terakhir Prudential.

Buat yang Reksadana karena masih sedikit yang punya jadi mereka banyak yang nanya2 ke gw. dan dengan senang hati gw jelasin. naaahh waktu proses tanya jawab inilah gw nemuin beberapa kesalahan gw dan tambahan info baru. haha. mari kita bahas:
1) oh my dear hampiiir aja gw salah langkah. jadi kan gw mau mindahin tabungan pendidikan anak gw ke reksadana. nah kemarin karena temen gw mau beli logam mulia di Cikini jadi gw sekalian ke Commonwealth Cikini. gw pikir ya udah lah gw ambil RD BNP Paribas Pesona Amanah aja. kayak yg gw ceritain disini dan sini emang dari dulu gw pengen ambil RD BNP Paribas Pesona amanah ini. tapi dulu cuma dijual di HSBC. nah sekarang dijual juga di Commbank. horaaayyy. (eh ini kenapa intronya panjang banget sik!).

Nah pas gw isi form auto invest si BNP Paribas ditulis lah subscription fee gw total 1,65%. gw tanya "temen saya baru beli kemarin cuma kena 0,8%an mba." kata CS Commbank : "temennya beli lewat internet banking kali bu? kalau itu diskon 50% feenya". wowww kemane aje gue? untung RD gw yang kemarin si Manulife Syariah Sektoral Amanah ga ada subscription fee. hamdalah ga rugi..

2) ternyata yang bisa lewat token itu cuma purchase. kalau jual harus ke Commbanknya langsung. tanya kenapa? karena kantor gw yg ngatur. hahahaha. yah kan Bapepam takut kalau yang jual itu bukan org yg berwenang. Takutnya tokennya diambil orang atau ada pihak lain yg tau no I'd buat token kita. Who knows.

3)Untuk transfer lewat token ga kena biaya. Begitu juga debit atau transfer lewat atm bersama, prima, dll. Lumayaaan..

4) Nah karena buat RD baru gw mau beli online aja ada 1 masalah nih. Walaupun kelebihan kita beli online instead of auto invest adalah kita bisa atur beli saat NAB turun, tapi sayangnya harga yg bakal dipake untuk beli adalah harga besoknya. Misal gw beli hari senin seharga 1800. Dah tuh klak klik sampai confirm pembelian. tapi pembelian ini ga langsung kerecord hari itu juga. Prosesnnya takes time 1 hari. Jadi harga yg dipake adalah harga hari selasa, misal 2000. Jadi sebenernya ga untung2 banget juga ya dibanding auto invest. Lo mana tau harga besok berapa. Haha..

Terus kalau dah diproses, nanti jumlah pembelianlo muncul di bagian CommInvest Account lo deh di layar online commbank (liat postingan sebelumnya aja ya)

Buat proses penjualan RD di commbank gw lagi nunggu info dari temen gw nih. Dia dah jual RDnya senin kemarin. Harusnya hari ini duitnya masuk, tapi tdi sore belum masuk juga. Nanti gw share yaa.. Happy invest =)

Tabungan Rencana vs Reksadana

0 comments
Alohaa.. akhirnya sempet posting juga..

Seperti yang dah gw ceritain sebelumnya kalau 2 minggu setelah married gw dan Ompimpa langsung ke bank. buat apa? buat buka tabungan pendidikan anak. waktu itu kita ambil untuk yang 7 tahun. dengan asumsi hamil 1 tahun terus 6 tahun setelahnya masuk SD deh. keluar tuh tabungan pendidikan..

selama setahun pertama dan belum ngerti Reksadana mah gw seneng2 aja. tapi kok ya dipikir2 kenapa nih returnnya kecil emet! dalam 7 tahun kalau dari perhitungan awalnya (which is masih gambaran kasar dan tergantung performance bank tersebut ke depannya) return yang gw dapat cuma sekitar 19%an dan kalau dibagi 7 tahun berarti cuma sekitar 2,7% setahun. hahahaha.. berarti sama aja ma nabung biasa ya cyiiin..

akhirnya gw beraniin diri untuk tutup tabungan pendidikan itu. ga mau ah bego lama2. dan biaya penutupannya pun cuma 100k. immaterial lah yaa. alhamdulillah..

nah selanjutnya uangnya mau gw pindahin ke Reksadana aja. walaupun return Reksadana syariah ga gede. sumpah punya gw baru gain 4% ini! ga tau kapan naiknya ni return! padahal secara historical 1 tahun naiknya bisa 19-26%. ini kapan naik drastisnya sih? perasaan gw 6 bulan masih segini2 aja. haha..napsu!

kenapa gw tetep mau ambil Reksadana instead of tabungan pendidikan? karena ya at least returnnya lebih tinggi. ga mau ah bego kelamaan. dan kalau gw pegang dalam jangka panjang (> 5 tahun) gw yakin pasti returnnya jauuuuh lebih tinggi dari tabungan pendidikan biasa. Reksadana yang mau diambil pun lagi gw pantau harganya sebulan ini. so far makin lama makin naik. dan kenaikannya jauh lebih gede dari reksadana gw yg sekarang. semoga stabil begini deh. amiin..

dulu prinsip gw yang penting diversifikasi dalam berinvestasi. tapi sekarang gw ga mau asal diversifikasi! kalau emang ga nguntungin ya udah tinggalin aja. semoga target incomenya tercapai ya. amiin..

Thursday, May 19, 2011

Cara Pencairan Dana Jamsostek

5 comments
Yuuuhuuu selalu semangat kalau sharing masalah duit. Apalagi duit tak terduga kayak gini. Ehh menurut gw sih tak terduga ya soalnya gw ga sadar ternyata duit Jamsostek lumayan juga.

Seinget gw (pelajaran jaman kuliah) besarnya Jamsostek yg dipotong dari gaji kita 1,47%. sisanya 3%an dibayarin oleh pemberi kerja. jadi besarnya jamsostek kurang lebih 5%an per bulan dari gaji. lumayan kan?

Nah Jamsostek ini baru bisa diambil 5 tahun setelah masa kerja. kenapa gw bisa ambil sekarang? karena gw PNS. kalau PNS bisa langsung ambil. Gw sampai 3 kali nih ke Jamsostek karena ada aja salahnya. temen2 gw juga gitu. jadi biar kalian ga bolak-balik mari belajar dari kesalahan kami!

Gw sendiri cairinnya di Menara Mulia yang samping Crown Plaza setelah Plaza Semanggi. nah berikut prosedurnya:
1. Ketemu satpam bilang mau ngurus pencairan Jamsostek. nanti satpamnya pasti nanya resignnya dah 5 tahun belum? kalau belum, belum bisa diambil. dan kalau kalian PNS tunjukin surat pengangkatan PNS. nah kalau gw sendiri kemarin cuma bawa SK penempatan. orang belum dapet SK CPNS, apalagi SK PNS. untuk beberapa cabang kayak cabang Gambir dia ga mau nerima SK Penempatan. makanya berbondong2lah temen2 gw ke kantor pusatnya langsung di Menara Mulia. haha

2. nanti dia bakal kasih kita form pengisian dan pernyataan bermaterai Rp 6000 (lo ga perlu bawa materainya). isi deh. setelah diisi biasanya satpamnya liat kelengkapan dokumen kita. setelah itu dikasih nomor antrian ke lantai 2.

3. setelah di lantai 2 lo ga perlu ambil nomor antrian lagi (my bad!). soalnya nomor antrian di lantai 2 gede2 bener nomornya. haha.. baguslah kalau begitu.

4. setelah dipanggil, tunjukin CS dokumen yang diperlukan:
- formulir nomor 2 di atas
- kartu peserta Jamsostek asli
- KTP asli dan copyannya
- Surat Referensi Kerja asli dan copyannya (dari perusahaan sebelumnya apabila kpj menyambung) / Form 1C bagi tenaga kerja keluar usia 55 tahun)
- Kartu Keluarga asli dan copyannya
- Buku rekening bank atas nama sendiri apabila ditransfer dan copyannya.
- Bagi PNS bawa SK penempatan/SK CPNS/SK PNS.

nah berikut kesalahan2 yang kejadian di gw dan temen2:
1. Pastiin Jamsosteklo dah diclosed ma kantor lama. untuk ngecek lo bisa telepon ke call centernya di 021 520 7797. tinggal sebutin nama lengkap dan nomor kartu Jamsosteknya.

2. kalau nama di KTP ada yang beda dengan nama di dokumen pendukung di atas bawalah Akta Lahir atau Ijazah. bawa juga copyannya.

3. bawa semua referensi kerja yang lo punya untuk ngecek lamanya masa kerjalo. kesalahan pertama gw nih. jadi pas di EY ada 2 reference letternya. reference pertama selama gw magang, reference kedua dari awal permanen sampai resign. karena gw cuma bawa reference letter yang kedua. kelaar ga bisa diproses.

4. kesalahan ini terkait juga ma no 2 di atas. karena gw selesai magang sempet terminate dulu buat lanjutin kuliah, terus masuk lagi 3 bulan setelahnya, ternyata kartu Jamsostek gw ada 2. jadi bawa semua kartu jamsostek asli yang lo punya. kalau lo pindah2 kerja terus juga biasanya si kantor baru ga ngelanjutin nomor Jamsostek lama, melainkan bikin baru. jadi makin banyak deh kartu jamsostek yang harus dibawa.

5. nah kalau ini kesalahan di kunjungan kedua ke jamsostek. kalau alamat KTP beda dengan data Jamsostek, bawa surat keterangan domisili. jadi caranya lo ke RT minta Surat Keterangan Domisili yang menyatakan bahwa benar lo tinggal di alamat yang sesuai dengan alamat KTP dan alasan kenapa alamatnya beda. misal baru pindah rumah, atau ada kesalahan, atau ada pemugaran wilayah, dll. terus minta TTD dan cap RT&RW deh.

6. kalau ini pengalaman temen gw. bagi kalian yang ga bawa KK bisa diganti dengan SIM.

Nanti mbanya bakal ngecek 1-1 dokumen kita dan dicocokin ma dokumen aslinya. kalau ga ada masalah kita akan dikasih tanda terima - cek list dokumen. terakhir difoto deh.

kalau transfer lewat BRI cuma 2 hari kerja. kalau Mandiri 3 hari kerja. kalau ambil langsung juga bisa seminggu setelahnya.

oiya kalau lo mau tau besarnya Jamsostek dah berapa bisa dicek disini

semoga berguna yaa..

Wednesday, May 18, 2011

Financial Planning Before Married

0 comments
Wanjrit baru baca tulisannya Adhitya Mulya yang baru. bagus bangeeettt. gw dan Ompimpa sungguh ga memenuhi kriteria pasangan yang mapan dalam tulisan itu. untung kita gak baca itu ya A, kalau gak gak nikah2 kita. haha..

selamat membacaaa: Persiapan Sebelum Menikah

Monday, April 25, 2011

Financial Goal No.1: Checked

2 comments
Udah gw tahan2 mau nulis ini.. tapi ga tahaaaan..

susah emang jadi orang labil. banyak maunya tapi sumber daya terbatas! haha. niat awal mau beli mobil tunai. belagu ya? embeeer.. alasan utama karena kata Ompimpa ada satu hadits: "sesungguhnya Allah membenci orang yang berhutang." got it!

terus pindah kantor dan gaji segitu. alhasil target mau beli mobil cash bulan Maret gagal total!

akhirnya hitung2an dengan duit yang ada sekarang cuma mampu beli mobil second. teteep ya kita ga mau ngutang! belagu!

pas lagi jaman hitung2an entah mengapa nemu rumah bagus di daerah Tanjung Barat (tulisan di webnya sih begitu). akhirnya gasrak gusruk lagi ma Ompimpa hitung2an beli rumah. gw baru tau rumah yang kena PPN 10% tuh cuma rumah baru ya? haha selama ini gw selalu berpatokan gw harus punya duit 35% dari harga rumah buat DP. gebleekk..

pas hitung2an dan ternyata cukup beli tuh rumah akhirnya nelepon makelar. setelah tanya2 ternyata rumahnya di Poltangan. deket SMA Budi Utomo. bahhh apa bedanya ma rumah gw sekarang itu mah. lingkungannya ga bagus. no offense yaa.. tapi gw ga suka anak gw terbiasa liat anak sekolah cabut sambil ngerokok di pinggir jalan *ketok2meja*.

akhirnya gw sadar kayaknya gw ga akan mampu beli rumah. belinya doang sih mampu tapi ngisinya? belum lagi gw ga punya mobil. karena gw mampunya beli rumah daerah Jakarta Selatan coret, macam Kebagusan dan Jagakarsa which is daerah macet, kalau Ompimpa dinas otomatis harapan gw cuma taksi pas hamil gede. jadi makin mahal dong ongkos taksi gw. sekarang aja dah 50ribuan dari Lap Banteng. oh sungguh saya tak mampu!

akhirnya nyerah. walaupun Allah ga suka hambanya berhutang tapi insyaAllah ini lebih banyak manfaatnya kok. amiin.. kasian anak gw berdebu2 terus..

jadii bismillahirrahmanirrahim kita putusin beli mobil baru..tempat parkir juga dah dibayar (gw kan anak gang sanip mana masuk mobil rumah gw mah.haha). kata nyokap gw "pantes nta jarang keluar sabtu minggu ternyata duitnya buat itu?" sial ketauan! haha..

sekarang lagi ngurus kreditnya. abis akad kredit insyaAllah 2 hari setelahnya mobil dianter deh. doain kreditnya lancar yaa. nekat? ga kok. alhamd cicilannya cuma separuh gaji gw (nantinya) dan secara total join income ga nyampe 30% tresholdnya Ligwina Hananto. gw polllin DPnya sampai habis tabungan plus deposito2 gw setelah dikurangin dana darurat ma biaya melahirkan tentunya.

seneeeeng banget akhirnya target keuangan pertama kita tercapai. walaupun telat sebulan dan akhirnya ngutang tapi not bad lah yaa (rasionalisasi!).. padahal awal nikah kita cuma punya 5juta buat mulai rumah tangga. Allah tuh baiiiik banget. haduuh berkaca2 gw nih..(blame hormones!)

jadi sebulan ke depan makan tahu tempe deh kita A..=D
 

All I Wanna Do Is Grow Old With You Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template