Friday, November 18, 2016

Labbaikallahummalabaik

Alhamdulillah target finansial tahun ini tercapai ya Allah.  Alhamdulillah gw dan Ompimpa dah daftar haji dan dapat nomor  porsi tunggu 22 tahun.  Huahahhahahaa. Ya Allah sampaikanlah umur kami menuju rumahMu ya Allah.

Gw mau share pengalaman dan tata cara pendaftaran haji di Jakarta  Selatan ya. Kenapa ditulis amat di Jak-Selnya? Soalnya gw dapat kebetan daftar di Tangsel tapi jumlah dokumen pendukungnya gak sama ma Jak-Sel.

1. Langkah pertama buka rekening di bank yang kerjasama. Gw dah googling dulu bank yang deket sama kantor agama Jaksel BSM cabang Pejaten. Posisinya sebrang Gedung filateli deket pertigaan lampu merah Pasar Minggu. Dekat apartemen yang ada Fresh daily sama Erha Klinik itu lho. Ohya pembukaan rekening ini harus di domisili sesuai KTP. Jadi walopun gw udah punya BSM di Jakpus harus buka lagi di Jaksel. Dokumen yang diminta: materai 4 lembar, foto 3x4 5 lembar sama 4x6 1 lembar, KTP dan NPWP.  Saldo buka tabungan mabrur ini Rp 25.100.000 yang ga boleh diambil selama belum berangkat haji. Tambahan saldo selanjutnya Min. Rp 100.000.  Dari sini kita dapat bukti setoran awal haji. Surat ini hanya berlaku 3 hari kerja. Kalau di tangsel 5 hari kerja.

Ohya foto yg disampaikan yg akan digunakan juga di dokumen pendaftaran haji. Syaratnya background harus putih, jilbab jangan putih,  tanpa kacamata dan muka harus keliatan 80% artinya foto badan ga perlu banyakin muka aja. Haha

2. Datang ke Kantor Agama Sesuai KTP (Jaksel)
Disini kita mengisi formulir pendaftaran haji. Dokumen yang dibawa:
1. FC KTP 5 lembar
2. FC akta/ijazah/buku nikah 2 lembar
3. Bukti setoran bank
4. Passport hijau kalau punya (kemarin gw ga lampirin sih walau punya. Orang masih 22 tahun lagi. Haha
5. FC KK 2 lembar
6. Foto 3x4 6 lembar dan 4x6 3 lembar
7. FC bagian depan buku bank

Habis itu divalidasi petugasnya trus dikasih surat pendaftaran pergi haji (SPPH). Kita cek ulang data kita di SPPH. Kalau dah benar foto dan diambil sidik jari. Abis itu diprint deh SPPHnya yang berisi  no porsi haji kita. Nanti kalau dah mau berangkat mereka akan telpon kita katanya. Kita juga dikasih alamat website dan no telpon mereka utk memudahkan kita cek keberangkatan kita.

Semoga sharingnya bermanfaat ya. Dan semoga kita semua diaegerakan pergi haji. Amiiin

3 comments:

Indy Lestari said...

Wiiihh 22 tahun kakaaaa......
semoga sampai ke moment itu yah mba

hallo mba, mau tanya mungkin mba tau hehehee
apa masih berlaku prioritas antrian untuk orang tua yang lanjut usia? untuk umur berapa yah bisa masuk kategori itu?

-n- said...

Mbak, daptar di Jatim nunggu berangkatnya 25 taon, hakhakhak. Gpp lah yg penting daptar dulu. Ntr klo Alloh berkenan undang lbh cepat pan berangkat juga kita yak ;)

Shintano said...

@Indy iya maaakk masih ada prioritas ortu dulu. kalau teman yg kemarin di awal bilang 12 tahun ujung2nya berangkat 8 tahun sih. aku juga sekarang dah maju jadi 12 tahun. semoga maju terus ya. amiiin

@memtyk ehya Allah lebih parah. tapi dah maju kan ya mem? aku maju jadi 12 tahun nih kmrn cek. Hamdalah

 

All I Wanna Do Is Grow Old With You Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template